Slide # 1

Slide # 1

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Slide # 2

Slide # 2

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Slide # 3

Slide # 3

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Slide # 4

Slide # 4

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Slide # 5

Slide # 5

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Tampilkan postingan dengan label Dunia Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Anak. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Januari 2015

Orangtua mana yang tidak ingin rambut anaknya lebat?. Harmpir semua orang tua menginginkannya, maka tidak jarang dari mereka yang memberikan minyak rambut kepada sang anak ketika sang anak masih bayi, dengan harapan agar kelak setelah dewasa memiliki rambut indah dan lebat.


Namun, pertanyaannya, apakah aman minyak rambut bayi atau penumbuh rambut bayi?. Mengingat ketika sang anak masih bayi, terutama berusia di bawah 3 bulan, kulit kepalanya begitu sensitif. Maka, di anjurkan untuk menggunakan minyak rambut atau penumbuh rambut bayi yang terbuat dari bahan - bahan alami untuk menghindari adanya efek samping dan lebih aman. Dan tentu saja pastikan masa kadaluarsa produk tersebut.

Menggunakan minyak atau penumbuh rambut tersebut biasa di gunakan setelah sang anak di aqiqah atau di cukur habis rambutnya. Oleskanlah minyak rambut tersebut ke kepala dengan lembut. Apaibila mengalami iritasi seperti kemerah - merahan, maka hentikanlah.

Namun perlu di ingat apabila Anda dan atau pasangan Anda memiliki genetik rambut tipis atau dan lama tumbuhnya, maka anak Anda pun kemungkinan besar akan mewarisinya.


Salam
Sehat Alami

Kamis, 22 Januari 2015


Memiliki bulu mata panjang dan lentik akan memberikan cantik alami sehingga menjadi idaman setiap orang termasuk setiap ibu yang memiliki anak. Berbagai cara di lakukan agar sang anak memili bulu mata yang panjang dan lentik termasuk dengan cara megguntingkan bulu mata setiap sebulan sekali. Namun, apakah ini akan memberikan efek? Jawabnya adalah tidak.


Menggunting bulu mata akan mengurangi fungsi bulu mata tersebut yakni melindungi mata data masuknya benda asing ke dalam mata seperti debu. Bila sang orang tua tidak memiliki bulu mata yang panjang ataupun lebat, maka sang anak akan mewarisinya meskipun di potong bulu matanya setiap bulan.

Namun, Anda dapat mencoba beberapa tips berikut ini agar mendapatkan bulu mata lebat dan panjang. Yakni :
    Photo credit : google
  • Minyak zaitun
Anda dapat memberikannya ketika si kecil sedang tidur dengan cara mengoleskannya.
  • Minyak kemiri
Anda dapat membuatnya sendiri yakni dengan mengsangrai kemiri, lalu tumbuk dan peras dengan menggunakan kain kassa. Oleskan minyaknya di kelopak dan bulu mata secara rutin saat tidur.
  • Cukup nutrisi
Bulu mata pun membutuhkan nutrisi untuk melakukan pertumbuhan. Konsumsi buahan dan sayuran hijau yang banyak mengandung beta karoten, Vitamin B dan asam folat.

Hasil yang di dapatkan tidaklah instan, di perlukan konsistensi sang Ibu untuk memberikannya ke sang anak. Selamat mencoba !


Salam
Sehat Alami

Mengapa Rambut anak lama tumbuh?

Rambut menjadi peranan penting bagi setiap manusia, termasuk pertumbuhan rambut pada bayi. Tidak jarang seorang Ibu gundah akibat lambatnya pertumbuhan rambut sang bayi. 

Apa sebabnya rambut anak saya lama tumbuhnya ya? Ada beberapa faktor penyebabnya, berikut ulasannya.

  • Faktor Genentik
Setiap anak akan memiliki genetik bawaan dari Ibu dan Bapaknya. Apabila salah satu dari Ibu atau Bapaknya memiliki rambut tipis, maka kemungkinan besar, sang anak akan mewarisinya. Meskipun, telah melakukan tradisi gunting rambut setelah 40 hari sejak kelahirannya. Dalam ilmu biologi, apabila tanaman di gunting maka tanaman tersebut akan tumbuh lebih cepat bukan lebih lebat ya.
  • Sering tertekan
Pada usia 6 bulan pertama bayi, akan sering mengalami kerontokan. Dan ini adalah hal yang wajar. Adakalanya kebotakan terjadi hanya di area tertentu saja, misalnya belakang, atau tengah. Kebotakan ini terjadi karena seringnya area tersebut tertekan saat tidur, penggunaan bandana, seringnya di gendong dan di pegang area kepalanya.
  • Kurang Gizi
Bayi yang kurang gizi akan mengakibatkan warna dari rambut berwarna merah, coklat, dan bahkan tipis.

Orang tua tidak perlu khawatir bila sang anak mengalami kerontokkan rambut bila tidak lebih dari 100 helai, karena hal itu adalah normal.


Salam
Sehat Alami